Boy Tumiwa : Infrastruktur dan Penerangan Jalan Dikeluhkan Warga Minsel

oleh -440 views

SULUT– Anggota DPRD Provinsi Sulut Boy Tumiwa menyampaikan, Pembangunan infrastruktur berupa talud, drainase serta lampu penerangan jalan, masih menjadi keluhan masyarakat Kabupaten Minahasa selatan (Minsel).

Menurut Tumiwa, semua keluhan yang menjadi aspirasi masyarakat tersebut disampaikan dalam agenda Reses II Tahun 2021, yang digelarnya di daerah Pilihannya (Dapil) Minsel-Mitra.

Dikatakan Politisi PDI Perjuangan di DPRD Sulut ini, untuk Desa Motoling, Munte, dan Tumpaan, masyarakat harapkan program pengaman dan penyelamatan desa harus diperhatikan pemerintah.

” Program pengaman dan penyelamatan desa  seperti pembangunan talud sangat dibutuhkan karena sering terjadi bencana longsor, begitu juga dengan drainase dan lampu penerangan jalan. Ini adalah aspirasi masyarakat mulai dari desa Motoling, Makasili, Tumpaan, Munte,” tutur Tumiwa kepada Wartawan, Senin (13/09/2021).

Ia mengatakan, di masa pandemi Covid-19 saat ini, kebanyakan masyarakat beraktivitas di kebun, otomatis semua lokasi perkebunan hingga saluran air menjadi bersih. Ketika hujan turun air mengalir deras. Untuk itu pembangunan serta perbaikan Talud dan Drainase harus dilakukan, agar tidak berdampak longsor dan banjir.

Tumiwa mengatakan akan memperjuangkan aspirasi warga tersebut, tentunya dengan memilah kewenangan yang ada. Mana yang menjadi kewenangan propinsi dan apa yang menjadi kewenangan kabupaten/kota. [Ika]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *