Fraksi NasDem Tindaklanjuti PAW Efendy Moha, Kumaseh : Senin RDP Bersama DPW, DPD NasDem dan KPU Minut

oleh -320 views
Ketua Fraksi Partai NasDem DPRD Minut Meydi Kumaseh

MINUT – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Minahasa Utara (Minut) Meydi Kumaseh dan Paulus Sundalagi, dalam kapasitas mereka sebagai Ketua dan Sekretaris Fraksi Partai Nasional Demokrat (NasDem), menerima kunjungan sejumlah koalisi masyarakat di Kantor DPRD Minut, Kamis (15/07/2021).

Tujuan kedatangan para warga ini, untuk menyampaikan aspirasi terkait belum diprosesnya Pergantian Antar Waktu (PAW) Shintia Gelly Rumumpe (SGR) ke Djafar Efendy Moha sebagai peraih suara terbanyak berikutnya.

Dikarenakan, SGR yang adalah anggota DPRD fraksi Partai NasDem telah mengundurkan diri karena mencalonkan diri sebagai bupati dalam Pilkada waktu lalu.

Ketua Fraksi NasDem  Meydi Kumaseh menjelaskan, lembaga DPRD tidak bisa mengintervensi terkait proses PAW karena itu adalah hak dari partai dalam hal ini DPP Partai NasDem.

“Tapi apa yang menjadi aspirasi masyarakat kita harus terima, dan itu kita akan tindak lanjuti dengan Rapat Dengar Pendapat (RDP) Bersama Ketua DPW,  DPD NasDem, dan KPU Minut pada Senin (19/7) minggu depan, kita fasilitasi untuk bertemu dengan koalisi  masyarakat pembawa aspirasi,” jelas Kumaseh saat didampingi Sekretaris Fraksi Paulus Sundalagi.

Sementara, Maria Taramen mewakili koalisi masyarakat yang hadir, meminta lembaga DPRD untuk menyurat ke DPW NasDem Sulut agar mempercepat proses PAW tersebut.

Apalagi kata Taramen, sudah ada surat dari DPP NasDem yang mengusulkan bahwa Efendy Moha menggantikan SGR, namun entah kenapa surat tersebut sampai saat ini belum sampai ke DPRD Minut.

“Sudah hampir satu tahun kami tidak memiliki wakil rakyat, aspirasi kami tidak dapat diserap, ini jelas-jelas sudah merugikan kami rakyat. Apalagi Pak Efendy itu dipilih langsung oleh rakyat untuk menjadi wakil mereka dan paling berhak menggantikan SGR,”ujar Taramen

Taramen mengungkapkan, sesuai undang-undang No 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Legilatif ataupun PKPU No 6 tentang PAW menyatakan yang menggantikan adalah suara terbanyak berikutnya.

“Jika melihat dari hasil pilcaleg tahun 2019 yang lalu, untuk Dapil Kolongan Kalawat yang meraih suara terbanyak ialah SGR diikuti Hendrik Runtuwene dan Djafar Efendy Moha di urutan ketiga,”pungkas Taramen. (albert)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *