Pimpin Rapat Teknis, Walikota AA Seriusi Terkait Pengelolaan dan Kondisi Keuangan Pemkot Manado

oleh -162 views
Walikota Manado Andrei Angouw saat memimpin Rapat Teknis

MANADO – Walikota Manado Andrei Angouw (AA) memimpin rapat teknis berhubungan dengan pengelolaan keuangan Pemerintah Kota (Pemkot) Manado, Selasa (29/06/2021) bertempat di ruang kerjanya.

Rapat tersebut dihadiri oleh Micler C.S Lakat, Asisten III Bart Assa, serta beberapa pejabat teknis di Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Pemkot Manado.

Dalam rapat itu, Walikota Andrei Angouw,menseriusi terkait hutang Pemkot Manado yang mencapai kurang lebih 148 Miliar (M) Rupiah kepada pihak ketiga.

“ Saya minta didata dan identifikasi soal hutang pemkot kepada pihak ketiga sebesar kurang lebih 148 miliar. Bagaimana cara membayar hutang-hutang ini terutama yang sudah tertata dalam APBD tapi belum terbayarkan” tegas Walikota Angouw.

Dipertanyakan Walikota Andrei Angouw, terkait penganggaran yang tidak ada dalam mata anggaran, siapa yang akan bertanggung jawab ?

“Ini harus diseriusi dan menjadi perhatian untuk disikapi,” tegas Walikota.

Dalam rapat itu juga dibahas terkait penganggaran setiap SKPD, terutama yang akan diatur dalam Perubahan APBD 2021. Demikian halnya dengan estimasi anggaran yang akan ditata pada APBD tahun 2022 mendatang ikut dibicarakan.

Ditegaskan Walikota Angouw, ditengah situasi Pandemi saat ini belanja rutin harus berada pada batas minimal, karena hal-hal urgen yang harus dituntaskan sebagai crash program, seperti halnya penangan sampah misalnya.

“Semua ini harus dipetakan, apa-apa yang seharusnya dianggarkan di setiap SKPD supaya bisa dianggarkan dalam APBD, baik Perubahan APBD 2021 maupun nantinya pada APBD 2022,” tegas Walikota Angouw.

Program lainnya yang juga ikut dibicarakan adalah soalnya program kemiskinan yang akan didanai seperti dana Lansia. Khususnya Lansia yang hidup dibawah garis rara-rata akan diprioritaskan. Pengadaan Tempat Pemakaman Umum (TPU) yang akan dibantu oleh pemerintah bagi masyarakat yang kurang mampu juga dibicarakan.

Walikota Manado juga menyentil terkait dana bagi hasil provinsi, diakui Angouw memang yang menjadi kendala adalah belum adanya Bendahara penerima di pemkot Kota Manado saat ini.

“ Saya harapkan dana bagi hasil provinsi untuk cepat dikoordinasikan dengan Bapenda provinsi Sulut”pungkas walikota Andrei Angouw.(albert)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *