Molornya PAW di Fraksi NasDem Minut, Ratu : DPW/DPD Minut, Merusak Marwah DPP NasDem

oleh -440 views
DR.Alfian Ratu SH.MH

MINUT – Lambatnya proses Pergantian Antar Waktu (PAW) terhadap Effendy Moha yang hingga saat ini belum ditindaklanjuti oleh Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Sulut  dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Kabupaten Minahasa Utara (Minut).

Kembali mendapat sorotan dari berbagai pihak, tak terkecuali pakar hukum tata negara DR Alfian Ratu SH MH.

Menurut Ratu, ada dugaan Pembangkangan Marwah DPP oleh DPW dan DPD NasDem sehingga masih molornya PAW di tubuh Fraksi Partai NasDem DPRD Minut yang dampak realitasnya menimbulkan kerugian bagi Fraksi NasDem Minut.

“Kalau surat pengusulan PAW di DPRD minut sudah diterbitkan sejak 15 Februari lalu namun belum ditindaklanjuti oleh DPW Sulut maupun DPD Minut, maka kuat dugaan ada upaya pembangkangan terhadap Marwah DPP NasDem,” kata Ratu saat dimintai tanggapan wartawan media ini, Selasa (22/06/2021).

Pengamat Hukum Tata Negara ini, menilai berlarutnya proses PAW di tubuh partai Revolusi Mental Gerakan Perubahan itu tak menguntungkan partai besutan Surya Paloh.

“Dari segi hukum tata negara, dengan tidak ditindaklanjutinya surat pengusulan PAW dari DPP, ada upaya pembangkangan Marwah DPP Nasdem oleh DPW maupun DPD minut”tegas Ratu.

Dijelaskannya, SK tersebut tetaplah sah sepanjang tidak ada yang membatalkan. Tidak ada sebab apapun yang dapat membuat batal SK tersebut. Itu hak pak Efendy, karena undang-undang telah memberikannya. Partai juga mendukungnya dengan mengeluarkan SK tersebut.

“Karena impilkasi negatifnya, justru ada indikasi DPD dan DPW menghalangi amanah DPP. Hal ini pembangkangan terhadap partai. Kalau melihat dari sisi hukum tata negara, dikenal pelanggaran asas praesumptio iustae causa.Secara de facto meskipun SK PAW fisik belum diterima, namun secara de jure, yakni pengakuan dan legalitas hukumnya, tidak peduli kondisi lapangan seperti apa telah ada. Meskipun secara de factonya belum diterima,” pungkas Alffian Ratu.

Diketahui sebelumnya, sejak diterbitkannya SK Pergantian Antar Waktu (PAW) Partai NasDem Minahasa Utara dari Shintia Gelly Rumumpe (SGR) ke Jafar Efendy Moha belum juga berproses. Surat bersifat ‘segera’ bertandatangan Ketua Umum Surya Paloh, dan Sekjen Johnny Plate tertanggal 15 Febuari yang ditujukan kepada Ketua DPRD Minut itu belum juga masuk secara fisik.

Padahal Surat Usulan PAW dari DPP NasDem bernomor: 012-SE/DPP-NasDem/II/2021 itu sendiri telah terbit menindaklanjuti Surat DPW NasDem Sulut nomor: 003-SR/DPW-NasDem/Sulut/II/2021 tertanggal 1 Febuari 2021. (Albert)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *