Merealisasikan Penanganan Sampah Untuk Manado Hebat Bersinergi

oleh -1.328 views
Franky Porawouw, Saat Berada di TPA Sumompo.

Oleh : Franky Porawouw

MASYARAKAT yang sadar dan turut berpartisipasi dalam mengelola sampah merupakan salah satu ciri untuk mewujudkan indikator smart people. Sayangnya, sampah yang bertebaran di mana-mana atau tingginya jumlah sampah yang diproduksi  menandakan bahwa masih banyak perilaku masyarakat Kota Manado yang harus diperbaiki untuk mencapai hal tersebut.

Walaupun begitu, kita bisa memulai perubahan dari hal-hal kecil. Semoga tulisan ini bisa diterapkan dalam aktivitas sehari-hari.

Jika Anda ingin mengisi waktu luang dengan kegiatan yang bermanfaat bagi lingkungan, mendaur ulang sampah atau membuat kompos dapat dijadikan pilihan.

Sampah berbahan plastik seperti kemasan minuman sachet atau sedotan bisa didaur ulang menjadi keranjang belanja atau berbagai kerajinan tangan lainnya. Sementara itu, sampah organik bisa dijadikan kompos untuk menyuburkan tanaman dan bunga.

Membawa kantung belanja dan alat makan sendiri sendiri dapat mengurangi penggunaan plastik. Plastik sendiri merupakan material yang sangat sulit terurai dan dapat mencemari kualitas air dan tanah.

Oleh karena itu, menggunakan totebag berbahan kain saat berbelanja atau membawa tumbler saat bepergian akan turut menurunkan jumlah sampah plastik yang beredar. Selain itu, membawa makanan bekal sendiri juga akan membiasakan gaya hidup sehat.

Tahukah Kita, makanan menjadi penyumbang sampah terbesar di Kota Manado. Oleh karena itu, habiskanlah makanan yang kita masak atau beli. Apabila kelebihan makanan, kita bisa memberikannya pada tetangga serta mereka yang membutuhkan.

Selain mengurangi sampah, berbagi makanan juga dapat mengurangi angka kelaparan.

Banyak dari kita yang membuang barang tidak terpakai yang menumpuk di gudang atau sudut-sudut rumah.

Mendonasikan barang-barang tersebut ke orang lain tentu merupakan tindakan yang lebih mulia karena akan mengurangi jumlah sampah yang kita buang sekaligus membantu orang-orang yang lebih membutuhkan.

Membuang sampah di tempat sampah memang terlihat seperti hal yang sepele, namun manfaatnya sangatlah besar untuk mengurangi pencemaran dan membuat lingkungan bersih dan indah.

Jangan lupa untuk memilah sampah menjadi sampah organik dan anorganik sebelum dibuang ke tong masing-masing agar memudahkan proses daur ulang.

Jika berada di rumah, taruhlah sampah organik seperti sisa makanan di depan rumah untuk diangkut petugas kebersihan, sementara sampah anorganik seperti botol plastik dapat ditukarkan di bank sampah terdekat dengan uang. Kita bisa mendapatkan tambahan uang saku ratusan ribu per bulan hanya dari sampah.

Itulah beberapa cara yang dapat dilakukan untuk menangani sampah. Tentunya ada berbagai cara kreatif lain yang dapat membantu mewujudkan Manado Hebat Bersinergi dibawah Pemerintahan Walikota Andrei Angouw (AA) dan Wakil Walikota Richard Sualang (RS) yang bebas sampah. Namun, yang terpenting adalah mulai merealisasikannya dari sekarang.

Penulis adalah Pelaksana Tugas Di Dinas Lingkungan Hidup Kota Manado

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *