Menunggu Uluran Tangan Dari Mereka Yang Berkelebihan, Sejak Dua Hari,  Denny Sangkaeng Salurkan Makanan Siap Saji

oleh -148 views
Menunggu Uluran Tangan Dari Mereka Yang Berkelebihan, Sejak Dua Hari, Denny Sangkaeng Salurkan Makanan Siap Saji
Denny Sangkaeng Saat Menyalurkan Makanan Siap Saji di FKPA Sulut
Menunggu Uluran Tangan Dari Mereka Yang Berkelebihan, Sejak Dua Hari,  Denny Sangkaeng Salurkan Makanan Siap Saji
Denny Sangkaeng Saat Menyalurkan Makanan Siap Saji di FKPA Sulut

MANADO,portalsulutnews.com – Sejak dua hari terakhir Sabtu – Minggu (23-24/01/2021) pasca bencana alam banjir dan tanah longsor yang terjadi di sebagian Kota Manado, Jumat (22/01/2021 Keluarga Sangkaeng – Simbar turut sepenanggungan dan tergerak hati untuk menyalurkan makanan siap saji dan membagikan paket makanan siap saji bagi warga yang terdampak bencana banjir.

Menurut Denny Sangkaeng, saling menolong sesama adalah suatu kewajiban bagi kita insan di dunia.

“Sambil menunggu uluran tangan selanjutnya bagi orang-orang yang berkelebihan untuk member. Saya dan keluarga turut sepenanggungan dengan berbagi makanan siap saji bagi saudara-saudara kita yang terkena bencana banjir dan tanah longsor” ucap Pnt Denny Sangkaeng.

Seperti halnya nampak terlihat Pnt Denny Sangkaeng sedang menyalurkan makanan siap saji disalah satu Dapur Umum Sekretariat Forum Komunikasi Pencinta Alam (FKPA) Sulut.

“Sudah seharusnya manusia selalu menjaga dan mencintai alam dengan benar. Namun pada kenyataanya, banyak tangan-tangan usil bahkan orang-orang serakah yang merusak keindahan alam. Mereka mengambil kepentingan sesaat atau untuk kepentingan golongan tertentu. Jika sudah demikian, akibatnya pun bencana alam terjadi seperti banjir dan tanah longsor,” katanya.

Lanjut Sangkaeng, Bencana alam seringkali mengakibatkan dampak besar bagi manusia. Saat terjadi bencana, yang dibutuhkan adalah langkah konkrit untuk saling tolong-menolong dalam melalui masa sulit.

Bukan juga saling menyalahkan, namun patut kita renungi kenapa hal tersebut terjadi. Selalu mengambil pelajaran dari bencana alam, jadikan untuk kita lebih menjaga alam dan selalu mendekatkan diri pada Tuhan.

“Kita seharusnya perlu mengingat bahwa tidak ada kejadian di bumi ini melainkan atas pengetahuan Allah. Sehelai daun yang jatuh ke tanah saja berada dalam genggaman urusan Allah.Karena bencana bukan sekadar fenomena alam. Maksiat mengundang murka Allah biasa, namun juga bentuk teguran keras dan cinta Allah pada hamba-hambaNya.” ungkap Sangkaeng.(albert)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *