https://portalsulutnews.com

Akurat & Terkini

Cuaca Ekstrim, Kasdim 1302/Minahasa Serukan Para Babinsa Monitor Tiap Wilayah Teritorial

Last Updated on 17 Januari 2021 by Redaksi

Kodim1302/Minahasa
evakuasi bekas tanah longsor di daerah teritorial Kodim 1302/Minahasa

MINAHASA,portalsulutnews.com-Menghadapi cuaca yang ekstrim akhir-akhir ini, Kepala staf Kodim (Kasdim) 1302/Minahasa, Mayor Inf Feky Welang. menyerukan kepada seluruh jajaran agar memonitor wilayah teritorial masing-masing, pada Minggu (17/01/2021).

Seruan ini disampaikan melalui Perwira Seksi Operasi ( Pasi Ops ) Kodim 1302/Minahasa, Kapten Inf Ramli Hamanja, yang kemudian diteruskan kepada seluruh Danramil dan Plh Danramil, agar supaya perintah tersebut dapat segera dilaksanakan.

Berkaitan dengan itu, Kasdim 1302/Minahasa, menyampaikan beberapa penekanan kepada seluruh jajaran mulai dari Koramil 1302-01/Tondano sampai Koramil 1302-19/Modoinding, untuk terus memantau atau memonitor di wilayahnya masing masing.

“Pertama-tama saya sampaikan kepada seluruh jajaran mulai dari Koramil 1302-01/Tondano hingga Koramil 19/Modoinding agar seluruhnya memonitor keadaan wilayah binaan masing-masing, mengingat saat ini cuaca sangat ekstrim,”Katanya mengawali penyampaian tersebut.

Lanjut Kasdim, sejak kemarin wilayah kita diguyur hujan yang begitu deras, dimana-mana kita lihat terjadi longsor dan banjir.

“ Oleh karena itu, para Danramil serta Babinsa harus terus berada diwilayah untuk terus memantau situasi. Jika terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan bersama yang diakibatkan hujan, segera laporkan ke Komando atas. Kemudian langkah selanjutnya dengan cepat mengambil tindakan gerak cepat untuk mengatasinya”ujarnya.

Diakhir penyampaiannya, Kasdim 1302/Minahasa mengatakan, pihaknya mengapresiasi kepada beberapa Babinsa serta Danramil yang telah melaksanakan tugas dengan baik mengatasi kejadian longsor dan banjir dibeberapa tempat diwilayah teritorial.

“Utamakan faktor keamanan dalam pelaksanaan tugas, segera ungsikan masyarakat jika situasi dilihat makin berbahaya bagi keselamat warga, dan yang tidak kala pentingnya adalah laksanakan koordinasi dengan instansi terkait di masing-masing wilayah, “Tandasnya.(vincent)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *