https://portalsulutnews.com

Akurat & Terkini

Pergelaran Teater Yang Membawah RAS, Yusra Nyatakan Protes Kekementrian Kebudayaan

Last Updated on 12 November 2020 by Friska

Sulut,portalsulutnews.com- Pentas seni pagelaran teater Pingkan Matindas “Cahaya Bidadari Minahasa” yang dipentaskan Institut Seni Budaya Independen Manado (ISBIMA) di gedung eks-kantor DPRD Sulawesi Utara, Sabtu 31 Oktober 2020 lalu, mendapat sorotan keras dari Anggota DPRD Sulut Dapil Bolaang Mongondow Raya (BMR).

Anggota DPRD Sulut Yusra Alhabsyi sangat menyayangkan akan apa yang terjadi dalam pentas seni tersebut karena dinilai sebagai bentuk pelecehan terhadap leluhur Mongondow yakni Raja Loloda Mokoagow

” Ini sudah mengundang unsur RAS dan pelecehan dari pada pendahulu kami dari raja loloda mokoagow, saya sangat menyayangkan, yang bisa terjadi ada hubungan yang begitu baik di Sulut, diantaranya minahasa dan bolmong yang tidak pernah saya baca sejarah ada pertempuran atau pertengkaran apalagi perebutan wanita di sulut antara raja mangondow dengan perempuan dengan masyarakat minahasa. Tapi ini ditampilkan dalam seni yang penuh problem.”terang yusra saat menginstrupsi kegiatan Paripurna dalam rangka penyampaian Rancangan Peraturan Daerah sekaligus Penandatanganan Nota kesepakatan KUA – PPAS APBD Tahun 2021 Provinsi Sulut.Kamis (12/11/20) di ruang paripurna

Menurutnya dengan menyebut Raja Bolmong ini sangat berbahaya apalagi disponsori pemerintah pusat dan juga kepala dinas kebudayaan hadir dalam pentas tersebut

“Ini yang membuat saya geram dimana ada dari dinas kebudayaan provinsi sulut tapi tidak ada klarifikasi oleh pemerintah provinsi,”tegas Anggota Komisi IV ini sambil menyatakan protes kepada Kementrian Kebudayaan

Yusra pun berharap agar Pjs Gubernur Agus Fatoni agar bisa tegas kepada Kepala Dinas Kebudayaan sulut karena paskah kejadian tersebut tidak ada upaya menetralisasi isu yang berkembang di tingkatan masyarakat.

Selain itu dirinya meminta agar pemerintah provinsi bisa menfasilitasi anggaran khusus dalam rangka untuk membuat cerita rakyat dalam konteks kebudayaan di sulut serta keharmonisan kita di sulut.

Menanggapi hal tersebut ketua DPRD Sulut dr Fransiscus Silangen sudah menyetujui akan memanggil Dinas Kebudayaan Provinsi Sulut  dan akan melakukan RDP (Rapat Dengar Pendapat.(ika)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *