https://portalsulutnews.com

Akurat & Terkini

Program 10.000 Rumah Warga Berpenghasilan Rendah JPAR-AI Menyita Perhatian Warga Kota Manado

Last Updated on 17 Oktober 2020 by Friska

Manado,portalsulutnews.com- Pasangan calon (Paslon) Walikota dan Wakil Walikota Kota Manado Prof Julyeta Paula Amelia Runtuwene dan Wakil Wali Kota Harley Mangindaan (JPAR-AI), cukup menyita banyak perhatian lewat program 10 ribu Rumah bagi warga berpenghasialan rendah

Itu dibuktikan saat AI berjalan-jalan diseputaran Tuminting (Pasar 45) di pusat Kota Manado,dimana warga ternyata penasaran dengan program yang di gagas Paslon JPAR-AI (PAHAM)

“Pak Ai, torang warga mo tanya, bagaimana dengan rumah program PAHAM peduli rakyat kecil melalui pengadaan 10.000 unit rumah layak huni bagi warga Manado yang berpenghasilan rendah,” ungkapnya.

“Jujur pak Ai, program itu sangat diharapkan. Syarat bagaimana trus depe lokasi rumah itu dimana,” sambung Joko yang keseharian sebagai juru parkir di depan Taman Kesatuan Bangsa (TKB) Pusat Kota Manado.

Paslon PAHAM nomor urut 4 ini pun langsung menyambut pertanyaan warga. “Memang benar ada program PAHAM rumah tinggal bagi warga berpenghasilan rendah. Lokasinya tentu mengacu tata ruang Kota Manado,” kata Ai.

“Saya dan Prof Paula, melihat permasalahan Kota Manado agar tidak ada lagi permukiman yang tidak layak. Mewujudkan kawasan permukiman yang layak huni dan berkelanjutan harus ditopang pelayanan air minum, penanganan kawasan kumuh, dan pelayanan sanitasi tentunya,” sambungnya.

Adapun tentang penetapan lokasi program PAHAM hunian bagi warga berpenghasilan rendah ini, kata Ai, pengembangan kota baru Manado bisa diarahkan di Kecamatan Mapanget.

“Karena secara kebijakan tata ruang melalui RTRW Kota Manado 2014-2034 menentapkan kawasan ini sebagai kawasan siap bangun. Dilihat dari potensi wilayah itu, kecamatan Mapanget memiliki peran sebagai gerbang masuk Bandara Sam Ratulangi artinya jika Kecamatan Mapanget jadi lokasi pembangunan program 10 ribu rumah bagi warga berpenghasilan rendah tentunya memiliki potensi perkembangan perdagangan secara pesat baik bagi masyarakat,” jelas Ai Mangindaan.

Soal syarat dan bagaimana pembangunannya, Ai menegaskan,
jangan takut soal syarat pasti dimudahkan karena diperuntukan bagi masyarakat kota Manado berpenghasilan rendah.

“Kebutuhan tempat tinggal itu sangat mendasar bagi semua masyarakat. Saya pastikan pembangunannya secara bertahap dan sudah ada pihak pengembang merespon akan program PAHAM ini. Tapi kami fokus bagi warga berpenghasilan rendah,” ungkap Ai Mangindaan.

Sebelumnya, Calon Wali Kota Manado Julyeta Paula Amelia Runtuwene (JPAR) menjelaskan, PAHAM peduli rakyat kecil dengan menyiapkan rumah layak huni bagi warga Manado berpenghasilan rendah.

”Program PAHAM peduli rakyat kecil melalui pengadaan 10.000 unit rumah layak huni bagi warga Manado yang berpenghasilan rendah,” jelas JPAR.

Selain itu, warga dengan penghasilan pas-pasan akan dimudahkan memiliki rumah sendiri melalui program ini, dengan cicilan rendah.(tris)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *