https://portalsulutnews.com

Akurat & Terkini

DPT dan DPD Tetapkan Tonaas Fabian Kaloh Pimpin BMI Sulut

Post On,

 

SULUT,portalsulutnews.com-Dewan Pimpinan Tonaas (DPT) dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Brigade Manguni Indonesia, menetapkan Fabian Kaloh, Sip, M.Si sebagai Tonaas Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Brigade Manguni Indonesia (BMI) Sulawesi Utara (Sulut),

Rapat Pleno diperluas yang di adakan di Mabes BMI Tondano Minahasa ini dimpin Tonaas Wangko DPT BMI, Lendy Wangke, disaksikan Tonaas harian Umbanua Fentje Rumambi, Sekjen DPT BMI Sony Keintjem, Bendahara Corneles Mononimbar, Panglima Utama DPT Freddy Turalaki serta para ketua DPD se Sulut dan Kopasgad serta para Pasus BMI. Sabtu (26/07/2020)

Dalam Surat Keptusan No 027/SK-PDPW/s/DPT NMI/VII-2020 Penetapan Tonaas Fabian Kaloh ini setelah, jabatan rangkap dari Tonaas Sony Keintjem sebagai Sekjen yang juga menjabat Ketua DPW Sulut sudah habis masa waktu setelah diperpajang dua kali.

‘’Saya akan mengemban tugas ini dengan sebaik baiknya seusai amanat AD /ART, dan kepercayaan dari Tonaas Wangko Lendy Wangke,”ujar Tonaas Fabian sambil berteriak I Yayat U Santi, dan disambut tepuk tangan seluruh peserta rapat.

Tonaas Fabian Kaloh dan Tonaas Jimmy Senduk, bersama pengurus lainnya akan melengkapi struktur sampai pada 31 Januari 2021. Disamping itu juga, akan melakukan rapat koordinasi dengan pengurus, untuk persiapan pelantikan dan kepertaan DPW BMI Sulut dalam MuswangNas yang akan berlangsung akhir Agustus 2020.

‘’Kami siap untuk menjabarkan program program BMI ke depan,’’ terang Kaloh.

Fabian yang juga anggota DPRD Sulut dari Fraksi PDI ini mengungkapkan bahwa DPW BMI Sulut harus dibenahi secara menyeluruh, karena program lalu belum optimal.

‘’Kali ini kami akan optimalkan, tentunya dengan bersinergi dengan semua pihak, terutama yang berkaitan dengan fungsi dan tanggung jawab kami sebagai Ormas Ada,’’ kata Putra Tonsea ini.

Selain itu, Sosok Tonaas Fabian yang juga aktif di kegiatan kerohian juga lewat Kaum Bapa Katolik baik Kevikepan Tonsea dan Keuskupan Manado ini, lebih lanjut mengakui. Ormas adat harus konek dengan pemerintah, karena keberadaannya membantu pemerintah dalam rangka penjabaran budaya baik Minahasa dan sekitarnya juga yang berkaitan dengan legitimasi BMI

‘’Kita wajib bekerkerjasama dengan pemerintah Sulut dibawah kepemimpinan Gubernur Olly Dondokambey dan Wagub Steven Kandouw untuk pembangunan disegala bidang,”tambah Tonaas Fabian

Menyinggung soal keberadaan beberapa DPD BMI yang belum dilakukan pembentukan, Tonaas Fabian Kaloh yang dikenal berpenampilan Low Profile dan Smart ini, mengakui memang program jangka pendek akan dibicarakan pada saat rapat perdana, terutama konsolidasi organisasi BMI di semua kota dan kabupaten se-Sulut.(ika)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *