https://portalsulutnews.com

Akurat & Terkini

SK Cabup Jatuh Ditangan Paslon Bukan Kader Partai, Pengurus PD Minut Disinyalir “Bermain Mata”

Post On,

 

Kader Partai Demokrat terbaik di Kabupaten Minut, Netty Agnes Pantow

POLITIK,portalsulutnews.com – Surat Keputusan (SK) untuk dukungan Calon Bupati dan Wakil Bupati Minut, untuk maju di helatan Pemilihan Bupati (Pilbup) Minut 2020, telah diterbitkan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat (PD).

Dengan diterbitkan SK tersebut, menuai reaksi dari kader-kader PD di Minut. Pasalnya, SK dari DPP PD diberikan bukan kepada kadernya yang telah menjaga dan membesarkan Partai berlambang mercy di kabupaten Minut. Para kader PD Minut menduga, ada permainan dibalik penerbitan SK dari DPP-PD untuk Paslon Cabup dan Wabup Minut.

Mereka (Kader Partai Demokrat) menduga ada permainan sehingga SK DPP-PD tidak diberikan kepada kader partai demokrat. Karena disinyalit, Ketua dan sekretaris DPC Minut telah melakukan pembohongan besar. Karena dalam dua kali melakukan presentasi di DPP Partai Demokrat, Ketua dan Sekretaris DPC Minut, diduga hanya membawa misi mempresentasikan calon dari partai lain yang notabene bukan kader Demokrat. Bahkan tidak mendaftar saat dibukanya pendaftaran bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Minut beberapa waktu lalu.

” Dengan terbitnya surat rekomendasi sama saja mengkerdilkan Partai Demokrat. Ini pula menimbulkan resistensi yang besar bagi kader dan pendukung Partai Demokrat di Kabupaten Minahasa Utara,” ucap Nelson salah satu pengurus ranting Demokrat di Likupang Timur.

Mereka menyayangkan apa yang dilakukan ketua dan sekretaris DPC Minut, memberikan sinyal sangat jelas bukan suatu kemajuan bagi Partai Demokrat tapi menunjukan kemunduran dari PD.

“Nantinya ke depan partai ini akan ditinggalkan kalau tidak mau menghargai kader-kader terbaiknya. NAP (Netty Agnes Pantow) adalah kader terbaik di Minahasa Utara. Kami pun tak mengerti dengan cara-cara buruk dari pimpinan DPC. Padahal NAP susah payah membangun komunikasi-komunikasi dengan partai lain. Bahkanpun sudah ada titik temu, telah ada salah satu partai yang siap berkoalisi, bersama-sama mengajukan pasangan calon bupati dan wakil bupati. Tentu ini sangat mengecewakan dan menyakitkan hati kami,” tambah Morten, pengurus ranting di Kecamatan Likupan Barat.

Para pengurus PD dari tingkatan Kecamatan hingga Desa dan simpatisan PD di Minut, mendesak agar DPP-PD meninjau kembali surat rekomendasi yang diberikan kepada pihak lain.

” Terkait surat rekomendasi itu. Kami minta DPP PD untuk bisa meninjau kembali. Masih ada kader demokrat terbaik di Minut NAP (Netty Agnes Pantow-red),” tandas Tomy, warga Mapanget yang merupakan simpatisan dan pendukung berat NAP.

Terkait hal itu, Ketua DPC Demokrat Minut Stenly Rondonuwu menilai, tahapan penjaringan hingga penyaringan sudah dilakukan dengan benar. Dia membantah jika hanya membawa nama pihak lain yang bukan kader di DPP. Diapun mengklaim, pasangan calon yang menerima SK Demokrat saat ini mendaftarkan diri.

“Yang menjadi masalah di sini adalah batas surat tugas yang dikantongi Ibu NAP, sesuai dengan petunjuk DPP dipercepat,” kilah Rondonuwu.

Diapun melemparkan ke DPP soal penetapan calon yang akan diusung.

“Itu hasil keputusan DPP,” bebernya.

Ketika diminta klarifikasi, Rondonuwu dengan mantapnya mengklaim jika kader Demokrat Minut solid.

“Kalau ada kata lebih dari solid, itulah kami. Kita satu komando. Namanya kader harus mengamankan keputusan DPP,” tandasnya.(ika)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *