https://portalsulutnews.com

Akurat & Terkini

Aksi Bejat Si “Burung Bajingan” Digagalkan Tangisan Bayi

Post On,

Aksi Bejat Si “Burung Bajingan” Digagalkan Tangisan Bayi

HUKRIM,(portalsulutnews.com)-Nafsu birahi si “Burung Bajingan” pria berinisial HA alias Harkel (24), warga Matani Satu, Tumpaan, Minahasa Selatan (Minsel, untuk hinggap dengan paksa di “sangkar” seorang perempuan Anggrek (nama samaran) 29 Tahun, warga Matani Lingkungan V, Minggu,(19/07/2020), dini hari, digagalkan oleh tangisan anak bayi dari Anggrek.

Dari informasi yang didapat menyebutkan, pelaku Harkel, saat itu dalam keadaan mabuk usai berpesta miras (minuman keras) bersama beberapa temannya di sebuah kafe di Tumpaan. Pelaku sempat pulang kemudian keluar dan menuju rumah korban Anggrek, sekitar pukul 02.45 WITA.

Selanjutnya, pelaku masuk ke rumah korban melalui ventilasi atau jendela dapur dan mengambil sebilah pisau. Saat itu korban tertidur pulas di kamar bersama kedua anaknya yang berumur 9 tahun dan 2 bulan. Suami korban diketahui tidak ada dirumah karena sedang bekerja di Papua.

Saat Si “Burung Bajingan” Harkel, akan melakukan aksi bejatnya, korban terbangun karena terasa ada yang menarik celananya. Korban juga terkejut saat melihat pelaku Harkel, sudah dalam keadaan telanjang dan berada di atas tubuhnya.

Saat itu juga, Harkel memaksa korban untuk membuka celana tetapi korban tetap menolak. Sehingga pelaku mengancam korban dengan menodongkan sebilah pisau dapur ke arah anak korban yang masih berusia 2 bulan tersebut. Korban yang ketakutan dan merasa terancam kemudian menuruti nafsu birahi Si “ Burung Bajingan” Harkel.

Tetapi saat itu juga, anak bayi korban terbangun dan menangis, sehingga menggagalkan aksi bejat si “Burung Bajingan” Harkel. Kesempatan itu digunakan korban untuk mengatur strategi, agar niat Si “Burung Bajingan” Harkel tidak berlanjut dan ia bersama kedua anaknya bisa selamat. Korban lalu beralasan akan menyusui anaknya dan dituruti oleh pelaku Harkel.

Karena sudah tidak mampu menahan nafsu birahinya, Si “Burung Bajingan” Harkel, memaksa korban untuk melanjutkan di luar kamar. Pelaku Harkel lalu membaringkan diri di sofa ruang tamu sambil meletakkan pisau tersebut di atas meja. Korban berpura-pura mendekat dan berhasil mengambil pisau.

Tetapi, pelaku Harkel mengetahuinya dan mengancam akan mengambil parang di dapur dan membunuh korban.

Pelaku lalu menuju dapur, sementara itu korban meminta anak sulungnya mengambil adiknya. Korban bersama kedua anaknya lalu menyelamatkan diri ke rumah tetangga.

Ternyata saat ke dapur, pelaku Harkel, berusaha keluar dengan memanjat ventilasi, namun terjatuh hingga tak sadarkan diri. Beberapa saat kemudian ayah pelaku datang dan langsung memukulnya. Pelaku diminta memakai pakaiannya, lalu dibawa ke Polsek Tumpaan.

Kapolsek Tumpaan, AKP Karel Lasut membenarkan kejadian tersebut.

“Korban sudah diantar ke rumah sakit untuk divisum. Sedangkan pelaku sudah diamankan di Mapolsek untuk diproses lebih lanjut,” ujar kapolsek.(Dotu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *